Memancing di laut lepas Samudra Hindia

Dijual Rumah Type 36 Di Puri Pamulang, berminat silahkan telepon, wa atau sms ke nomor Handphone HP 0821 1392 7247, HP 0815 1337 8599

Memancing di laut lepas Samudra Hindia  hanya berdua 

Sebelum bercerita memancing di laut lepas Samudra Hindia, Sekilas cerita dulu tentang ujung genteng. Pantai ujung genteng bagian ujung dari laut Samudra Hindia, merupakan anugrah Allah SWT, ujung genteng merupakan daerah subur, tanah subur bisa ditanami berbagai pohon produktif, Pohon kelapa merupakan penghasil utama dan kedua padi. Dan terakhir saya lihat banyak yang berusaha pasir, pasir yang di dapat tidak perlu nyelam maupun menggali yang dalam, pasir sudah terlihat dipermukaan tanah, hanya mengeruk saja

Ujung genteng sangat dekat dengan pantai tetapi air tanahnya bening dan tidak payow. Penduduk di ujung genteng bermacam-macam profesi diantaranya: Nelayan, Petani Padi, Petani Kelapa, Buruh membuat gula kelapa, Supir, Pedagang, Karyawan Cottage dll

Yang menarik adalah penduduk ujung genteng dan sekitarnya banyak berprofesi sebagai supir angkutan umum, juga TKI di Arab Saudi berprofesi sebagai supir. Mengapa mereka berprofesi sebagai supir? Hal ini mungkin daerah ujung genteng kurang angkutan umum dan ingin merubah nasib dari nelayan ke supir.

memancing di laut lepas Samudra Hindia dengan perahu mesin tempel

Saya bertekad ingin memancing di laut lepas Samudra Hindia, berangkat sendiri dari Jakarta menggunakan transportasi angkutan umum – lihat Perjalanan ke Ujung Genteng. Harapan saya memancing ikut dengan para nelayan menggunakan perahu yang bisa muat 25 nelayan, agar perahu tidak terlalu goyang dengan ombak yang relatif besar, dan dapat bercanda dengan para nelayan sambil memancing.

Apa yang terjadi?

Mang Ko’eng merupakan nelayan kawakan dan serba bisa termasuk bisa bisnis, Dia bicara kepada saya : Pak?, kata Mang Ko’eng: Memancingnya kita berdua saja, dengan menggunakan perahu mesin tempel, dalam hati saya : walaaah!!  Sambil kaget, mendengar ajakan itu, saya mulai ciut ketakutan, hanya berdua memancing di laut lepas Samudra Hindia menggunakan perahu kecil, apakah anda bisa membayangkannya?

Persiapan dan Mulai memancing di laut lepas Samudra Hindia

Akhirnya tidak ada pilihan lagi sudah jauh-jauh dari Jakarta tidak memancing di laut lepas Samudra Hindia akan menyesal, pada jam 14:00 wib kami mempersiapkan bekal dan umpan, untuk alat pancingan sudah disiapkan dari Memancing di laut lepasJakarta demikian juga Mang Koeng sudah punya peralatan mancing. Dan saya mulai bayar-bayar sewa perahu dan membeli umpan untuk memancing

Tempat parkir perahu bertebaran terdapat puluhan perahu, tukang parkir berperan mengatur peruhu yang akan berangkat, perahu di dorong dan saling senggolan antar perahu agar dapat meluncur ke tengah laut. Ternyata untuk siap berangkat memerlukan waktu kurang lebih 35 menit.

Setelah tukang parkir perahu siap, maka kami harus memakai celana pendek karena harus jalan dipantai kurang lebih 100 meter untuk mencapai perahu. Akhirnya bisa berangkat memancing di laut lepas Samudra Hindia, perahu berkecepatan 20-40km perjam mengarungi ombak besar, kadang-kadang perahu ada dibawah ombak dan kadang-kadang diatas ombak, waduh seru banget sambil jantung berdebar. Tetapi Mang Ko’eng dengan tenangnya menjalankan perahu sambil menghisap rokok yang dia suka

Ditengah laut hanya melihat air dan perahu nelayan yang sedang mencari ikan dengan jaring dan memancing, kurang lebih 1 jam 30 menit sampai dilokasi tempat mang Koeng memancing, jadi kami memancing di laut lepas Samudra Hindia kira-kira 80 km dari pantai.

Tiga jam pertama masih semangat memancing, tetapi setelah 5 jam mulai mabuk, karena goncangan perahu sangat terasa dan mulai muntah-muntah, akhirnya jam 02:00 wib sudah tidak tahan lagi, dan saya minta pulang kembali ke Pantai, mungkin dihati Mang Koeng agak kesal karena tangkapan ikannya baru mendapatkan 4 ekor ikan sejenis ikan tuna, mungkin diperkirakan berat keempat ekor ikan tersebut kurang lebih 9 kg. Mungkin dia tidak bisa menolak, akhirnya pulang kembali dengan berat hati

Pada saat mancing saya tidak bisa memoto karena goyang perahu yang tidak memungkinkan, sayang saya tidak bisa mendokumentasikan memancing di laut lepas di Samudra Hidia yang di mulai dari pantai ujung genteng.

Apa yang diperkirakan saya dengan menggunakan perahu tempel goyongannya akan terasa dan akan pusing yang belum biasa memakai perahu kecil, kecuali nelayan yang sudah biasa menggunakannya seperti Mang Ko’eng.

Tetapi jika anda ingin memancing di laut lepas Samudra Hindia seperti pengalaman saya diatas, anda bisa menghubungi Mang Koeng di Handphone no 0858 4609 1856, dan Mang Koeng juga bisa antar jemput dari Sukabumi, Surade bahkan mau menjemput dari Jakarta, mungkin asal bayarannya sesuai.

Seperti ditulisan saya yang berjudul Perjalanan ke Ujung Genteng bahkan Mang Koeng menjual juga lobster, Dia berkelompok sesama nelayan sebagai pengepul Lobster, dan silahkan hubungi Mang Koeng di HP 0858 4609 185 seperti diatas.

Apabila anda menanyakan Mang Koeng di terminal Lembursitu (sukabumi) maupun di ujung genteng dengan mudah dapat menanyakan kepada calo atau supir dan masyarakat setempat.

Artikel menarik lainnya: Maestro Pulsa Diskon 70% menjadi 50%

Jasa Antar Jemput, Menyewakan Kapal Nelayan dan Jual Lobster

hubungi Mang Koeng di HP 0858 4609 185 dan HP 0858 1356 9849 (Dede)